Magetan (1/5). DPD LDII Kabupaten Magetan melakukan audiensi dengan Komando Distrik Militer 0804/Magetan. Pertemuan yang berlangsung di markas Kodim 0804/Magetan, pada Senin (21/4/2026) itu, membahas penguatan sinergi di bidang pembinaan masyarakat dan wawasan kebangsaan.
“Kami ingin menyelaraskan gerak organisasi dengan program pembinaan teritorial TNI. LDII siap menjadi mitra strategis dalam merawat umat sekaligus menjaga keutuhan NKRI, khususnya di Magetan,” ungkap Ketua DPD LDII Magetan, Joko Pramono.
Ia juga menyampaikan menyampaikan hasil Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Magetan dan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII, termasuk agenda penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Selain hasil Musda VII LDII Magetan dan Mussa X LDII, kami juga membahas penguatan wawasan kebangsaan melalui sosialisasi nilai-nilai Pancasila, pencegahan radikalisme di lingkungan pesantren dan majelis taklim, serta usulan program Pesantren Bela Negara,” terangnya.
Joko mengungkapkan terdapat potensi kerja sama di bidang kesiapsiagaan bencana. Mulai dari pembentukan tim tanggap darurat, dukungan dapur umum, dan evakuasi saat terjadi bencana.
“Isu deradikalisasi dan penguatan dialog kebangsaan juga menjadi salah satu fokus pembahasan, termasuk penyusunan narasi tandingan untuk menangkal paham ekstrem di masyarakat,” tuturnya.
Ia menjelaskan, terkait pembinaan generasi muda, Kodim dan LDII membahas peluang pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan melalui kegiatan latihan dasar kepemimpinan siswa (LDKS) dan kegiatan kepramukaan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0804/Magetan, Letkol Inf Omi Girindra Sasmito menanggapi usualan LDII terhadap rencana kolaborasi antara Kodim dan LDII.
“TNI tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan seluruh komponen bangsa, termasuk LDII, sangat diperlukan. Program yang disampaikan juga menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan jajaran Kodim siap menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut, melalui pembahasan teknis di tingkat pelaksana. Termasuk optimalisasi peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Koramil.









