Jambi (1/5). DPD LDII Kota Jambi menghelat “Sarasehan Guru Mengaji”, di Masjid Al-Barokah, Jambi, pada Jumat (24/4). Acara itu diikuti puluhan pendidik keagamaan se-Kota Jambi.
Ketua DPW LDII Jambi, Rahmat Nuruddin mengajak peserta untuk totalitas dalam berdakwah. “Terlebih di zaman modern, guru mengaji harus beradaptasi dengan teknologi. Sehingga, pesan kebaikan dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan relevan dengan perkembangan zaman,” tuturnya.
Sementara itu, pengurus Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah, DPD LDII Kota Jambi, Ustaz Ilman Nafian mengungkapkan, pendakwah, atau guru mengaji bukanlah tugas yang biasa. “Menjadi seorang guru mengaji atau pendakwah adalah anugerah yang luar biasa. Namun, di balik itu, ada amanah besar dari Allah SWT. Untuk itu, mari jadi pendakwah yang benar-benar bisa menjadi panutan umat,” katanya.
Lebih lanjut, Dewan Penasihat DPW LDII Jambi, Nurhamid Hadi menyampaikan keutamaan menjadi pendakwah. “Pembawa ilmu adalah pewaris para Nabi. Sehingga, tanggung jawab yang dipikul sangatlah mulia,” tuturnya.
Untuk itu, ia mengajak para pendakwah untuk memperhatikan niat dan akhlak dalam dirinya. “Ilmu harus didasari dengan niat murni karena Allah. Dan seorang pendakwah, harus menjauhkan diri dari sifat sombong,” pungkas Nurhamid.

Ia menuturkan, menjadi pembawa ilmu, berarti membawa cahaya. “Maka, akhlak yang baik, harus menjadi pakaian utama para pendakwah. Ikhlas dalam mengajar dan tetap rendah hati dalam berdakwah,” tutup Nurhamid.









