Takalar (17/6). Pengurus DPD LDII Kabupaten Takalar terus memperkuat sinergi keumatan dan memperkuat hubungan kelembagaan. Hal itu dilakukan dengan silaturahim ke kediaman Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Takalar, KH Muhammad Dahlan pada Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan mempererat kolaborasi antarorganisasi keagamaan guna memperkuat persatuan umat di Kabupaten Takalar. KH Muhammad Dahlan, mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan LDII dalam membangun kebersamaan.
“Kunjungan dari pengurus LDII Takalar ini adalah langkah yang sangat mulia. Kami melihat ada semangat kebersamaan yang besar untuk ikut serta memikirkan kemajuan umat dan daerah kita,” ujarnya.
Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua DPD LDII Takalar, Riqbal Nur tersebut juga menjadi ajang bertukar gagasan terkait pembinaan umat dan penguatan hubungan kelembagaan. Riqbal menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas sambutan terbuka yang diberikan oleh Sekretaris MUI.
“Kami sangat berbahagia dan merasa terhormat atas keterbukaan serta wejangan yang diberikan oleh KH Muhammad Dahlan. Suasana kekeluargaan yang tercipta membuktikan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci utama dalam membangun kebersamaan,” ujarnya.
Riqbal menegaskan komitmen LDII untuk terus merajut persatuan, serta mendukung program MUI, mendukung program pemerintah, mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul secara profesional sekaligus memiliki karakter religius dan akhlak mulia.
“Kami mohon doa dan dukungan dari MUI Takalar agar LDII Takalar maju, berkembang dan membawa manfaat bagi umat,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, KH Muhammad Dahlan juga mengapresiasi kontribusi LDII sebagai organisasi dakwah yang terus berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin dan aktif bermitra dengan MUI dalam mengayomi masyarakat.
“Saya melihat keberadaan LDII ini, selain bergerak di bidang dakwah, juga bermitra di bidang pertanian, seperti membuat kegiatan penghijauan dan penanaman pohon. Ini merupakan perintah agama. Intinya, kita semua sama, selama akidahnya lurus, tidak menyimpang dari Al Quran dan Hadits, serta rukun Islamnya sama, jangan sampai kita mau dipecah belah atau dibenturkan antar umat maupun antarorganisasi oleh pihak luar,” tegasnya.
Ia juga mengimbau umat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, serta selalu mengedepankan toleransi dan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan diakhiri dengan penyerahan buku pedoman ibadah kepada Sekretaris MUI Takalar sebagai simbol komitmen untuk terus melanjutkan komunikasi intensif dalam berbagai program keumatan di Kabupaten Takalar ke depan.









