Malang (17/6). Keberhasilan sebuah organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, melainkan dari sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPP LDII, Dwi Pramono, dalam konsolidasi pengurus PC dan PAC LDII se-Kabupaten Malang di Aula Pondok Pesantren Baitul A’laa Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Rabu (3/6/2026).
“Organisasi harus memiliki tata kelola yang baik untuk mewujudkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pengurus perlu memahami fungsi organisasi sebagai wadah pembinaan, koordinasi, dan pelaksanaan program yang terencana serta berkelanjutan,” ujar Dwi Pramono.
Ia mengungkapkan organisasi harus memiliki tiga hal: sistem kerja yang jelas, pembagian tugas yang terukur, serta komunikasi yang baik antarpengurus, agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, “Tata kelola yang baik menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program dakwah, pendidikan keagamaan, dan pembinaan masyarakat. Dengan koordinasi yang kuat, organisasi lebih mampu menjalankan program secara efektif sekaligus menjawab kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Malang, Subejan Subianto, mengatakan konsolidasi tersebut bertujuan menyamakan pemahaman pengurus mengenai tata kelola organisasi, sekaligus memperkuat sinergi antarcabang dan anak cabang. Menurutnya, kehadiran Dwi Pramono memberikan arahan yang penting bagi pengurus dalam menjalankan fungsi organisasi secara lebih terstruktur.
“Kami bersyukur mendapatkan pembekalan dari Pak Dwi Pramono. Materi yang disampaikan memberikan penguatan kepada pengurus mengenai pentingnya tata kelola organisasi, koordinasi program, dan pembinaan yang berkelanjutan. Ini menjadi bekal bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan organisasi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Subejan menejalaskan, selain memberikan pembekalan kepada pengurus, Dwi juga menyampaikan nasihat dan motivasi kepada santri Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa (P3M) Kepanjen usai salat Subuh. Ia mengajak para santri untuk terus semangat menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta mampu memberikan kontribusi positif bagi umat dan bangsa.









