Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik

2025/12/31
in Headlines, Nasional
10
Muhasabah, Tahun Baru, Pengajian Akhir Tahun,

Ketum DPP LDII, KH.Chriswanto mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua untuk mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif dan menghadiri Pengajian Akhir Tahun. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Surabaya (31/12). Perjalanan bangsa pada 2026 mencapai usia 81 tahun. Sebagai sebuah negara, Indonesia mengalami dinamika dalam negeri dan global, yang membutuhkan perbaikan terus-menerus agar sesuai dengan cita-cita berdirinya negara-bangsa Indonesia. Untuk itu, pemerintah dan rakyat Indonesia harus terus muhasabah, salah satunya di pergantian tahun. Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan pesan tersebut, dalam momentum menyambut pergantian tahun 2026.

Menurutnya sebagai negara demokrasi berpenduduk mayoritas muslim, Indonesia juga berhadapan dengan residu demokrasi, yakni hadirnya kelompok-kelompok kepentingan. Dalam demokrasi, sangat memungkinkan sekelompok kecil orang menguasai sebagian besar masyarakat dan sumberdaya melalui praktik oligopoli. Atau mereka yang bermodal raksasa menjadi oligarki mendukung penguasa lokal.

“Sebagai negara demokrasi kita tidak menafikkan hal-hal itu, sebagai contoh Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Rusia maju karena tumbuh suburnya konglomerasi. Namun, pemerintah yang kuat dan mengedepankan keadilan sosial dan kesejahteraan umum mampu membawa negara menjadi superior, bukan mengalah kepada investor,” tegasnya.

Dalam pandangan KH Chriswanto, pemerintah mendapat pekerjaan rumah besar dengan persoalan lingkungan yang rusak karena investasi serampangan. Data Kementrian Kehutanan RI tahun 2024, deforestasi mencapai 175.000 hektar. Hutan Indonesia yang tersisa seluas 95,5 juta hektar. Ancaman tidak langsung tetap ada akibat ekspansi penanaman sawit, pengeloaan tambang dan kebakaran hutan.

Untuk itu, ia mengajak segenap bangsa Indonesia muhasabah pencapaian Indonesia. Agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta mencerdaskan kehidupan bangsa – sebagaimana pembukaan UUD 1945 — bisa terwujud. Ia juga mengingatkan peradaban besar yang lenyap, seperti seperti Mesopotamia (Sumeria, Babilonia), Mesir Kuno, Lembah Indus, Tiongkok Kuno, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Persia.

“Peradaban besar itu memiliki teknologi canggih melampaui zamannya, yang tidak dipunyai bangsa-bangsa lain yang sezaman. Tapi persoalan kemerosotan moral menjadi pemicu kehancuran peradaban, dan saat ini hanya menyisakan bangunan-bangunan sebagai pengingat dan pelajaran,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai problematika kebangsaan itu, akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII, yang akan diadakan pada pertengahan 2026, “Kami akan menggodok berbagai masukan untuk pemerintah, terkait persoalan-persoalan kekinian, yang solusinya akan kami tuangkan dalam program kerja dan rekomendasi,” tutur KH Chriswanto.

Selain itu, KH Chriswanto mengatakan bahwa LDII belajar dari sejarah itu, kemudian mendorong untuk secara serius dan masif mengadakan pembinaan pada generasi muda. Tujuannya agar generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun peradaban yang bermoral. Langkah kecil ini, diharapkan memiliki dampak yang besar saat Indonesia menyambut Indonesia Emas 2045.

Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan, salah satunya mengadakan Pengajian Akhir Tahun. Kegiatan ini sudah dimulai sejak pertengahan 1990-an, atas inisiasi Dewan Penasehat DPP LDII dan para ulama. “LDII setiap akhir tahun mengadakan pengajian di majelis-majelis taklim, musholla, masjid dan pesantren. Para generasi muda diajak beraktifitas bersama dengan mengaji, berdiskusi, nasehat, menampilkan drama, pencak silat dan sejenisnya. Bahkan untuk tahun ini kami mengimbau agar para generus untuk juga menanam pohon di sekitar lokasi pengajian masing-masing,” ujar Chriswanto.

Melalui Pengajian Akhir Tahun, LDII berharap para generasi muda LDII lebih terjaga dan tidak terpengaruh kegiatan yang maksiat, hura-hura, konsumtif dan hedonik. Pengajian Akhir Tahun bertujuan untuk menjaga pergaulan para remaja dan memperkuat karakter sebagai generasi yang berbudi pekerti luhur, memiliki kepahaman agama, dan mandiri.

“Kami mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua untuk mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif dan menghadiri Pengajian Akhir Tahun. Sesungguhnya ini merupakan langkah memperkuat nilai-nilai moral generasi penerus bangsa, agar mereka dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” tegasnya KH Chriswanto.

Perjalanan bangsa pada 2026 mencapai usia 81 tahun. Sebagai sebuah negara, Indonesia mengalami dinamika dalam negeri dan global, yang membutuhkan perbaikan terus-menerus agar sesuai dengan cita-cita berdirinya negara-bangsa Indonesia. Untuk itu, pemerintah dan rakyat Indonesia harus terus muhasabah, salah satunya di pergantian tahun.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan pesan tersebut, dalam momentum menyambut pergantian tahun 2026. Menurutnya sebagai negara demokrasi berpenduduk mayoritas muslim, Indonesia juga berhadapan dengan residu demokrasi, yakni hadirnya kelompok-kelompok kepentingan.

Dalam demokrasi, sangat memungkinkan sekelompok kecil orang menguasai sebagian besar masyarakat dan sumberdaya melalui praktik oligopoli. Atau mereka yang bermodal raksasa menjadi oligarki mendukung penguasa lokal.

“Sebagai negara demokrasi kita tidak menafikkan hal-hal itu, sebagai contoh Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Rusia maju karena tumbuh suburnya konglomerasi. Namun, pemerintah yang kuat dan mengedepankan keadilan sosial dan kesejahteraan umum mampu membawa negara menjadi superior, bukan mengalah kepada investor,” tegasnya.

Dalam pandangan KH Chriswanto, pemerintah mendapat pekerjaan rumah besar dengan persoalan lingkungan yang rusak karena investasi serampangan. Data Kementrian Kehutanan RI tahun 2024, deforestasi mencapai 175.000 hektar. Hutan Indonesia yang tersisa seluas 95,5 juta hektar. Ancaman tidak langsung tetap ada akibat ekspansi penanaman sawit, pengeloaan tambang dan kebakaran hutan.

Untuk itu, ia mengajak segenap bangsa Indonesia muhasabah pencapaian Indonesia. Agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta mencerdaskan kehidupan bangsa – sebagaimana pembukaan UUD 1945 — bisa terwujud. Ia juga mengingatkan peradaban besar yang lenyap, seperti seperti Mesopotamia (Sumeria, Babilonia), Mesir Kuno, Lembah Indus, Tiongkok Kuno, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Persia.

“Peradaban besar itu memiliki teknologi canggih melampaui zamannya, yang tidak dipunyai bangsa-bangsa lain yang sezaman. Tapi persoalan kemerosotan moral menjadi pemicu kehancuran peradaban, dan saat ini hanya menyisakan bangunan-bangunan sebagai pengingat dan pelajaran,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai problematika kebangsaan itu, akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII, yang akan diadakan pada pertengahan 2026, “Kami akan menggodok berbagai masukan untuk pemerintah, terkait persoalan-persoalan kekinian, yang solusinya akan kami tuangkan dalam program kerja dan rekomendasi,” tutur KH Chriswanto.

Selain itu, KH Chriswanto mengatakan bahwa LDII belajar dari sejarah itu, kemudian mendorong untuk secara serius dan masif mengadakan pembinaan pada generasi muda. Tujuannya agar generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun peradaban yang bermoral. Langkah kecil ini, diharapkan memiliki dampak yang besar saat Indonesia menyambut Indonesia Emas 2045.

Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan, salah satunya mengadakan Pengajian Akhir Tahun. Kegiatan ini sudah dimulai sejak pertengahan 1990-an, atas inisiasi Dewan Penasehat DPP LDII dan para ulama. “LDII setiap akhir tahun mengadakan pengajian di majelis-majelis taklim, musholla, masjid dan pesantren. Para generasi muda diajak beraktifitas bersama dengan mengaji, berdiskusi, nasehat, menampilkan drama, pencak silat dan sejenisnya. Bahkan untuk tahun ini kami mengimbau agar para generus untuk juga menanam pohon di sekitar lokasi pengajian masing-masing,” ujar Chriswanto.

Melalui Pengajian Akhir Tahun, LDII berharap para generasi muda LDII lebih terjaga dan tidak terpengaruh kegiatan yang maksiat, hura-hura, konsumtif dan hedonik. Pengajian Akhir Tahun bertujuan untuk menjaga pergaulan para remaja dan memperkuat karakter sebagai generasi yang berbudi pekerti luhur, memiliki kepahaman agama, dan mandiri.

“Kami mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua untuk mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif dan menghadiri Pengajian Akhir Tahun. Sesungguhnya ini merupakan langkah memperkuat nilai-nilai moral generasi penerus bangsa, agar mereka dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” tegasnya KH Chriswanto.

Tags: Kehidupan BernegaraKetum DPP LDIIKH ChriswantoMuhasabahPengajian Akhir TahunTahun Baru

Comments 10

  1. Supardo bin Kayat says:
    5 months ago

    Menjaga generasi dan majukan bangsa menuju peradaban yang mulia

    Reply
    • Ari Tri Wibowo says:
      5 months ago

      Semoga الله paring sukses aman selamat lancar dan barokah, ٱمين.

      Reply
  2. Ari Tri Wibowo says:
    5 months ago

    Kami mendukung cita-cita LDII untuk mewujudkan generasi emas Indonesia, generasi yang profesional, religius, dan berkarakter luhur dan mulia. Semoga الله سبحانه وتعالى mengabulkannya, ٱمين.

    Reply
  3. Suyadi says:
    5 months ago

    Generus LDII adalah tulang punggung bagi kita semua untuk meneruskan keberlangsungan Tongkat estafet kepemimpinan Organisasi dan juga Bangsa dan Negara Republik Indonesia yg kita cintai ini.
    Maka. Kita sebagai generasi tua, harus mau mampu dan bisa memfasilitasi pada Generus untuk mengekpresikan proses pendewasaan diri pada Generus untuk menyongsong masa depan yg gemilang

    Reply
  4. Adin Mutohar says:
    5 months ago

    Semoga ldii Berjaya hingga akhir Zaman Dan selalu Berkontribusi utk bangsa Dan negara Indonesia Dan dunia.
    Aamiin

    Reply
  5. Sugito says:
    5 months ago

    Semoga kita menjadi Generus yang unggul

    Reply
  6. Nanang Naswito says:
    5 months ago

    Semoga kontribusi LDII semakin terasa manfaat bagi bangsa dan negara

    Reply
  7. Sarmin says:
    5 months ago

    Semoga Indonesia dikaruniai pemimpin yg cerdas pemberani amanah dan para pejabat yg korupsi segera mendapatkan balasannya

    Reply
  8. Eka W says:
    5 months ago

    Indonesia negara besar, dibangun dengan semangat besar, dijaga dengan kebesaran jiwa. LDII membina warganya untuk berkontribusi, berperan besar untuk bangsa dan negara dengan membentuk karakter luhur dalam setiap warganya.
    Semoga Indonesia semakin jaya.

    Reply
  9. Sudarmanto Totok says:
    5 months ago

    LDII utk bangsa
    Barokallooh

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Jokowi Minta LDII Dukung Pemerintahan yang Baru, Laksanakan Pembangunan Berkelanjutan

Presiden Jokowi Minta LDII Dukung Pemerintahan yang Baru, Laksanakan Pembangunan Berkelanjutan

September 3, 2024
Seandainya (Doa Iftitah)

Seandainya (Doa Iftitah)

November 25, 2024
DPD LDII Blitar Gelar Seleksi Para Penghapal Alquran Cetak Generasi Qurani

DPD LDII Blitar Gelar Seleksi Para Penghapal Alquran Cetak Generasi Qurani

February 14, 2023
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

0
Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

0
LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

0
Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas Jelang Suroan

Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas Jelang Suroan

0
LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

June 12, 2026
Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

June 12, 2026
LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

June 12, 2026
Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas Jelang Suroan

Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas Jelang Suroan

June 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat June 12, 2026
  • Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga June 12, 2026
  • LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan June 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.