Rembang (17/6). DPD LDII Kabupaten Rembang terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui berbagai program pengembangan bakat dan karakter. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Festival Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) yang digelar di Stadion Krida Rembang, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan itu melibatkan lebih dari 60 pemain usia dini dari Kabupaten Rembang, Pati, dan Blora. Ketua DPD LDII Kabupaten Rembang, Moehammad Arief Kamaludin, mengatakan FORSGI merupakan salah satu sarana pembinaan yang dirancang untuk mengembangkan potensi anak sejak usia dini.
Menurutnya, sepak bola memiliki nilai edukatif yang dapat membantu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan sosial anak-anak, dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar, “FORSGI tidak hanya melatih kemampuan bermain sepak bola. Kami ingin anak-anak memiliki karakter yang kuat, terbiasa bekerja sama, menghargai aturan, dan mampu bersikap sportif dalam setiap keadaan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka saat tumbuh dewasa,” ujar Arief.
Ia menambahkan, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, agama, hingga aktivitas olahraga. Dalam festival tersebut, peserta dari kategori usia U-10 dan U-12 mengikuti pertandingan trofeo yang sekaligus menjadi ajang pemantauan bakat oleh tim seleksi FORSGI.
“Pemain-pemain yang menunjukkan performa terbaik akan dipersiapkan untuk memperkuat tim eks-Karesidenan Pati pada kompetisi FORSGI tingkat Provinsi Jawa Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembinaan berjenjang yang diterapkan FORSGI untuk melahirkan atlet-atlet muda potensial,” katanya.
Arief menilai olahraga dapat menjadi salah satu instrumen efektif dalam mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Menurutnya, anak-anak membutuhkan ruang untuk berkreasi, berprestasi, dan mengembangkan kemampuan secara positif agar tidak terjebak pada penggunaan teknologi yang kurang bermanfaat.
“Anak-anak saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Karena itu mereka perlu diberikan wadah yang mampu menyalurkan energi, bakat, dan kreativitasnya. Melalui FORSGI, kami ingin menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang sehat, aktif, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.









