Jakarta (2/6). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat menggelar penyembelihan kurban. Jumlah hewan kurban yang terus meningkat dari tahun sebelumnya, mendapat apresiasi dari Lurah Tegal Alur, Achmad Bayhaki.
Pelaksanaan kurban di Tegal Alur dilaksanakan pada Rabu (27/5/2026). Warga PAC LDII Tegal Alur, Kalideres, berkurban sebanyak 25 ekor sapi. Ketua PAC LDII Tegal Alur, Sularno, mengungkapkan, jumlah hewan yang terus meningkat karena kekompakan dan kedisiplinan warga menabung kolektif untuk kurban setiap tahunnya.
“Kegiatan kurban ini tiap tahun memang kita awali dengan menabung sedikit-sedikit oleh setiap warga. Dari tabungan tersebut, dana terkumpul setahun sehingga kita bisa terus mengalami peningkatan hewan kurban,” jelasnya.

Ketua panitia kurban PAC LDII Tegal Alur, Suharno menambahkan pihaknya memastikan distribusi daging kurban dibagikan merata. “Daging kurban juga disalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada warga sekitar yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu Achmad Bayhaki mengapresiasi komitmen warga LDII. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak secara sosial dan ekonomi yang sangat signifikan bagi warga sekitarnya.
Daging kurban ini disalurkan kepada masyarakat sekitar yang mungkin jarang mengonsumsi daging, sehingga sangat berdampak pada kesejahteraan, “Kami dari pemerintah juga bekerja sama dengan Pemprov DKI melalui Suku Dinas KPKP untuk mendata dan memeriksa kesehatan hewan kurban di lingkungan LDII, sehingga dijamin aman dan sehat untuk dikonsumsi,” ujar Achmad Bayhaki saat mengunjungi lokasi penyembelihan hewan kurban warga LDII.
Senada, Ketua RW 09 Kelurahan Tegal Alur, Kiki Samat juga mengapresiasi soliditas LDII. Ia mengatakan, warga LDII menjadi contoh tak hanya membangun keluarga dan kebersamaan dengan akidah, namun juga faktor ekonomi dengan saling membantu.

“Saya bisa katakan, anggapan bahwa LDII itu eksklusif atau tidak membaur dengan warga umum itu hoaks. Saya merasakan sendiri, sangat welcome, mau membaur, salat bersama, dan terbuka dalam kegiatan warga,” tegasnya.
Pelaksanaan kurban yang aman dan tertib diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang mempererat tali silaturahmi serta kerukunan antarwarga di Tegal Alur.









