Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Meneladani Peristiwa Bandung Lautan Api

2024/08/13
in Artikel
2
Tugu Peringatan Peristiwa Bandung Lautan Api. Foto: Pinterest.

Tugu Peringatan Peristiwa Bandung Lautan Api. Foto: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang sangat berarti bagi Indonesia. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 24 Maret 1946 tersebut menjadi simbol perlawanan dan pengorbanan masyarakat Bandung dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Guru Besar Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro (Undip) Singgih Tri Sulistiyono yang juga Ketua DPP LDII mendorong bangsa Indonesia terutama generasi muda untuk meneladani peristiwa Bandung Lautan Api. Peristiwa itu menjadi cerminan semangat persatuan dan sikap rela berkorban dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Ia menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat kedatangan pasukan sekutu yang tenyata diboncengi oleh Netherlands Indies Civil Administration (NICA), setelah Jepang menyerah kepada sekutu pada perang dunia II, “Di situlah terjadi crash antara kekuatan rakyat Indonesia yang sudah terorganisir dan terlatih. Mereka menghadang kekuatan NICA yang ingin kembali menjajah Indonesia,” ungkapnya.

Dalam Sejarah Nasional Indonesia VI, Djoened Poesponegoro dkk. (2008), disebutkan bahwa peristiwa Bandung Lautan Api bermula ketika pasukan sekutu yang dipimpin oleh MacDonald mengeluarkan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat kala itu, Mr. Mohammad Djamin (Datuk Djamin), untuk menyerahkan semua senjata di Bandung, kecuali yang dimiliki oleh TKR, kepada pasukan sekutu dan Belanda.

Situasi menjadi semakin tegang pada malam 24 November 1945, ketika TKR dan kelompok perjuangan lainnya menyerang markas sekutu di Bandung utara, termasuk Hotel Homan dan Hotel Preanger. Tiga hari setelah serangan tersebut, ultimatum diperbarui, Brigadir Jenderal MacDonald menuntut penyerahan semua senjata, termasuk yang dimiliki TKR.

Kemudian, pada 23 Maret 1946, ultimatum lain disampaikan kepada Perdana Menteri Syahrir, meminta pasukan Indonesia meninggalkan Bandung Selatan hingga jarak 10-11 kilometer dari pusat kota pada pukul 24.00, 24 Maret 1946.

Para pejuang pihak Republik Indonesia tidak rela jika Kota Bandung kemudian dimanfaatkan oleh pihak sekutu serta NICA. Mereka kemudian berdiskusi melalui musyawarah Madjelis Persatoean Perdjoangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan pihak RI.

Singgih melanjutkan dalam diskusi tersebut terdapat perbedaan pendapat antara apakah Bandung harus dibumihanguskan menjadi lautan api atau tetap dipertahankan sampai titik darah penghabisan, “Meskipun terjadi perbedaan-perbedaan pendapat bila itu sudah dieksekusi maka rasa persatuan harus dibangun kembali, sehingga tidak terjadi pecah belah, konflik sendiri, yang akhirnya justru memperlemah bangsa ini,” tekannya.

Aksi bumi hangus di Bandung dipandang sebagai taktik yang dirasa paling ideal dalam situasi saat itu karena kekuatan pasukan Republik Indonesia tidak sebanding dengan kekuatan Sekutu dan NICA, meski masyarakat Bandung harus mengorbankan harta bendanya untuk dibumihanguskan.

“Apapun yang bisa itu akan menguntungkan Belanda harus dibumihanguskan, temasuk gedung-gedung atau instalasi militer, rumah, persenjataan, dan lain-lain yang tidak mampu dibawa oleh rakyat, oleh para pejuang kemudian dibakar supaya tidak dimanfaatkan oleh tentara NICA,” ungkapnya.

Singgih juga menekankan generasi muda harus bisa meneruskan semangat perjuangan bangsa Indonesia, meski dengan cara yang berbeda. “Semangat rela berkorban inilah yang seharusnya sampai sekarang harus diwarisi oleh para generasi pemimpin Indonesia. Termasuk generasi muda termasuk dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutupnya.

Para pejuang zaman dulu meskipun berbeda pendapat mengutamakan persatuan dan kesatuan. Cermat dalam memilih keputusan karena didasari musyawarah. Inilah yang harus diteladani generasi muda.

Tags: Bandung Lautan ApiJabarJawa BaratSejarah

Comments 2

  1. Semangka says:
    2 years ago

    Semoga ldii selalu lancar, sukses,berhasil,aman dan barokah

    Reply
  2. FAZA GANTENG says:
    5 months ago

    Tetep semangat bg,semoga lancar barokah semuanya,dan diberi keselamatan dari Alloh

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Jokowi Minta LDII Dukung Pemerintahan yang Baru, Laksanakan Pembangunan Berkelanjutan

Presiden Jokowi Minta LDII Dukung Pemerintahan yang Baru, Laksanakan Pembangunan Berkelanjutan

September 3, 2024
Seandainya (Doa Iftitah)

Seandainya (Doa Iftitah)

November 25, 2024
DPD LDII Blitar Gelar Seleksi Para Penghapal Alquran Cetak Generasi Qurani

DPD LDII Blitar Gelar Seleksi Para Penghapal Alquran Cetak Generasi Qurani

February 14, 2023
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

0
LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

0
Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

0
LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

0
LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

June 13, 2026
LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

June 12, 2026
Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

June 12, 2026
LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

June 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah June 13, 2026
  • LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat June 12, 2026
  • Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga June 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.