Wonogiri (17/6). Ratusan santri Pondok Pesantren Al Barru Bulusari, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Wonogiri I. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026). didukung LDII Wonogiri sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya di lingkungan pesantren.
Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkiyarno, meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang diikuti santri, pengurus pondok, serta warga sekitar. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya memastikan generasi muda, termasuk kalangan santri, memiliki kondisi kesehatan yang baik sebagai modal dalam menempuh pendidikan dan aktivitas sehari-hari.
“Program Cek Kesehatan Gratis ini kami hadirkan agar masyarakat lebih mudah mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Santri merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan perhatian, sehingga kesehatan mereka harus dijaga dengan baik,” ujar Imron.
Ia menambahkan partisipasi masyarakat dalam program tersebut terus meningkat dan menjadi bagian dari target pelayanan kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah.
Menurut Imron, hingga pertengahan tahun 2026 jumlah warga Wonogiri yang telah mengikuti program CKG mencapai lebih dari 400 ribu orang. Ia mengapresiasi keterlibatan Pondok Pesantren Al Barru dalam mendukung program tersebut, “Partisipasi berbagai elemen masyarakat sangat membantu percepatan capaian program kesehatan. Jika ditemukan indikasi penyakit tertentu, peserta akan mendapatkan tindak lanjut dan rujukan ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” katanya.
Ketua Pondok Pesantren Al Barru, Agung Susanto, menjelaskan sebanyak 224 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Selain santri dan pengurus pondok, kegiatan juga melibatkan masyarakat sekitar lingkungan pesantren. Ia menilai program tersebut memberikan manfaat besar karena membantu mendeteksi kondisi kesehatan secara lebih awal.
“Kolaborasi dengan Puskesmas Wonogiri I selama ini berjalan dengan baik. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, kami juga bekerja sama dalam program peningkatan gizi santri, pembinaan sanitasi, dan pengelolaan kebersihan lingkungan pesantren,” ujar Agung.
Usai meninjau kegiatan CKG, Wakil Bupati Wonogiri melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Aulia Syuhada yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Barru. Prosesi tersebut menandai dimulainya pembangunan fasilitas baru yang dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan pembinaan warga dan santri.
Panitia pembangunan Gedung Aulia Syuhada, Joko Santoso, mengatakan gedung dua lantai tersebut direncanakan menelan anggaran sekitar Rp300 juta dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan. Menurut dia, gedung itu akan dimanfaatkan untuk kegiatan pengajian warga LDII, pembinaan santri, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Fasilitas ini kami siapkan agar dapat digunakan secara luas oleh warga dan masyarakat sekitar. Harapannya, keberadaan gedung ini dapat mendukung kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial yang semakin berkembang di Bulusulur,” ujarnya.









